Belajar bahasa Korea

Kamis, 31 Mei 2012

[ADAPTATION FANFICTION] GOOD DAY (WHAT IS LOVE)

Annyeong readers.... pada postingan kali ini author sengaja bikin fanfic adaptasi dari makna lirik lagu kpop.. dan kali ini author bikin fanfic kolaborasi, kenapa author bilang fanfic kolaborasi??? soalnya fanfic ini ceritanya hampir sama kayak maknanya lagu good day nya IU dan lagu nya EXO yang what is love, padahal ni, author pertamanya emang pengen bikin fanfic yang ceritanya dari makna lagu good day, tapi pas author selesai bikin fanficnya, author jadi mikir kalau fanfic ini ceritanya juga sama kayak lagu What is Love nya EXO. karena author udah nentuin kalau main cast nya fanfic ini Park Chanyeol EXO-K, jdi author memutuskan untuk menggabungkan dua lagu tersebut menjadi sebuah fanfic.. dan kebetulan author suka banget sama dua lagu ini..^o^
author minta maaf kalau fanfic yang author bikin ini, gaje, gak menarik, atau membosankan... karena author cuma pengarang fanfic yang amatir.. hehehehehe.. kritik dan saran sangat diperlukan untuk menambah kualitas dari postingan-postingan yang author buat....

daripada author ngomong terus, mending langsung aja author kasi fanfic nya yaaa... HAPPY READING ALL^^



GOOD DAY (WHAT IS LOVE)


Main cast: Park Chan yeol (EXO-K)
                   Lee Ji Min

Jam menunjukkan pukul 05.00 pagi, masih sangat pagi untuk memulai aktivitas. Namun Ji min sudah bangun untuk bersiap-siap berangkat sekolah. Ji Min sengaja bangun pagi karena dia ingin berangkat sekolah sambil melihat bunga sakura yang berguguran di sepanjang jalan menuju sekolahnya. Pukul 06.00 pagi dia sudah siap untuk berangkat sekolah. Udara pagi yang segar, angin yang berhembus meniup rambut panjang Ji Min dengan lembut. Dengan semangat Ji Min pun berangkat sekolah.

Lee Ji Min pov.
Seperti biasanya, aku setiap hari bangun pagi untuk berangkat sekolah. Langit yang biru dengan awan yang melayang. Aku Lee Ji Min, umurku 16 tahun, aku adalah siswa kelas 2 di salah satu SMA di kota Seoul. Aku sengaja bangun pagi agar aku bisa menikmati udara pagi yang sejuk kota Seoul. aku berjalan di trotoar, dan disepanjang trotoar itu sudah tersedia beberapa bangku taman yang di sediakan untuk pejalan kaki yang kalau kalau lelah saat berjalan kaki bisa duduk disana untuk beristirahat atau hanya untuk menikmati gugran bunga sakura. Disepanjang jalan memang di tumbuhi pohon-pohon sakura yang berguguran setiap tahunnya benar benar sangat indah, saat kita berada di tengah-tengah guguran bunga sakura itu, kita akan merasakan suasana yang sangat nyaman dan romantis. Aku pun memutuskan untuk duduk disalah satu bangku disana, aku melihat jam tanganku dan aku pikir masih ada banyak waktuku untuk pergi ke sekolah, aku pun memejamkan mata untuk menikmati suasana yang ada, sambil berkata dalm hati “Seandainya saja aku menikmati suasana seperti ini bersama seseorang yang aku sayang, pasti menyenangkan sekali”. Dan aku pun membuka mataku, aku pun terkejut dan terdiam sesaat, aku merasa angin sangat kencang menghembus, dadaku berdegub kencang dan mataku serasa enggan tertutup lagi ketika aku melihat sesosok namja tampan dan bertubuh tinggi berjalan melintas di depanku, entah kenapa ketika melihat namja itu di hatiku ada rasa yang berbeda, rasa yang selama ini belum pernah aku rasakan sebelumnya. Aku sendiri bingung kenapa aku tiba-tiba merasakan hal ini ketika aku melihat namja itu. Aku memperhatikan seragam yang ia kenakan, seragamnya sama seperti yang aku pakai, itu berarti dia bersekolah di sekolah yang sama sepertiku. Aku pun berjalan mengikutinya dari belakang, aku penasaran sekali dengan namja itu, perlahan aku mengikuti dia sambil memperhatikan dirinya dari atas sampai bawah. Dia bersekolah di sekolah yang sama sepertiku, tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya di sekolah.
Lee JiMin pov end.

Ji Min pun mengikuti nya sampai ke sekolah, lalu namja itu masuk ke ruang kepala sekolah. Ji Min pun mendekati pintu ruang kepala sekolah bermaksud mengintip sedikit  kondisi di dalam ruangan itu.
Nunmuri cholaseo geogeul tteuro heureji motage tto sanchak usseo naege wae ronenji museum mareun haneunji oneul haetton modeunmaljo haneul wirro.
“hhhaaaiiizzhh…. Siapa sih yang menelpon?”
Ji Min pun sibbuk mematikan dering ponselnya, karena takut ketahuan, Ji Min pun cepat-cepat berlari ke samping ruang kepala sekolah. Tak lama kemudian Ji Min memutuskan untuk pergi ke kelasnya dan bertekat untuk mencari tau tentang namja itu lain waktu.


Ji Min pov.
Aku mengikuti namja itu sampai akhirnya dia masuk ke ruang kepala sekolah, aku ingin melihat apa yang dia lakukan disana, dan ponsel ku berdering, aku tkut sekali kalau kepala sekolah dan namja itu memergokiku sedang menguping pembicaraan mereka. Akupun segera berlari ke samping ruangan untuk bersembunyi. Setelah aku pikir-pikir aku akan mencari tau tentang namja itu lain kali saja. Dan aku pun memutuskan untuk pergi ke kelasku.
Lee Ji min pov end


Bel tanda pelajaran segera dimulai pun telah berbunyi.  Setelah beberapa saat bel berbunyi, kepala sekolah masuk ke kelas Ji Min dengan seorang namja. Namja yang tidak begitu asing di mata Ji Min, yaapp, namja itu adalah namja yang dia ikuti di sepanjang jalan sampai sekolah. Ternyta namja manis itu akan menjadi teman sekelas Ji Min.
“Annyeong haseyo… choneun park chanyeol  imnida… saya adalah siswa pindahan dari Gyeongi, senang bisa berkenalan dengan kalian semua.“
“baiklah chanyeol, silahkan duduk di bangku kosong di sebelah sana.”
“baik Pak.”
Chanyeol berjalan menuju bangkunya, Ji  Min terus memperhatikan chanyeol sampai duduk di bangkunya. Namun chanyeol tiba-tiba melihat ke arah Ji Min, dan memergoki Ji Min sedang menatapnya, spontan Ji Min kaget dan langsung mengalihkan pandangannya ke buku yang ada di mejanya.
“waaahh dia namja yang tampan… senyumnya manis sekali..” “dia tampan seperti model saja.”  terdengar bisik-bisik di kanan-kiri Ji Min yang kagum dengan ketampanan chanyeol.

Ji Min pov.
Tidak biasanya Pak kepala sekolah datang ke kelasku, tetapi setelah aku melihat seorang namja yang mengikuti kepsek dari belakang, namja itu tidak asing bagiku. aku pun segera mengerti maksud dari kepsek datang ke kelasku, namja itu adalah siswa baru yang akan menjadi teman sekelasku, dan sekarang aku sudah tau namanya adalah chanyeol, Aku senang sekali. Dan saat dia mengenalkan diri, dia tersenyum dan wajahnya benar-benar manis. Jadi ini yang namanya jatuh cinta, dadaku sesak dan nafasku sulit ku kendalikan, tapi rasa sakit dan sesak itu tidak membuatku tersiksa, malah membuatku merasa sangat bahagia karena bisa merasakan perasaan ini. Semua perasaan itu datang ketika aku melihat dan bertemu chanyeol.tanpa sadar aku menatap chanyeol sampai ia duduk di bangkunya yang berada tepat di sebelah bangku tempatku duduk, aku langsung mengalihkan pandangan ke buku di atas meja ku ketika dia memergokiku sedang manatapnya. tapi Sepertinya banyak sekali yang mengaguminya. Aku jadi merasa minder untuk bisa mengenalnya lebih dekat lagi.
Lee Ji Min pov end

Park chanyeol pov.
Hari ini adalah hari pertamaku masuk sekolah baruku setelah aku pindah ke seoul bersama orang tuaku, seoul memang kota yang indah, saat aku berangkat sekolah, aku melihat seorang yeoja manis yang sedang duduk di bangku sambil memejamkan matanya, sepertinya yeoja itu sedang menikmati keharuman dari guguran bunga sakura.  Aku memperhatikan yeoja itu, sepertinya dia menikmati sekali suasana yang ada. Aku berjalan dengan perlahan saat lewat di depan yeoja itu, aku bermaksud agar aku tidak mengganggunya. Tetapi sepertinya dia menyadari keberdaanku dan seketika dia membuka mata, namun aku tetap terus melangkahkan kakiku menuju sekolah, aku merasa yeoja tadi berjalan tepat beberapa meter di belakangku, aku kira dia akan pergi ke sekolah yang sama denganku. Sesampainya di sekolah, aku langsung menemui kepala sekolah, setelah itu aku dan kepala sekolah menuju kelas baruku, akupun memeperkenalkan diri di depan kelas, saat aku menuju ke bangku tempat aku duduk aku melihat yeoja yang tadi pagi aku lihat di jalan. aku melihatnya sedang menatapku, ketika aku kembali menatapnya dan bermaksud untuk senyum, tetapi ia langsung mengalihkan pandangannya pada buku pelajarannya.
Park chanyeol pov end

Bel  tanda istirahat pun brbunyi. Semuanya langsung keluar kelas untuk menikmati waktu istirahat yang ada. sesekali JiMin melihat ke arah chanyeol yang sedang membaca buku, ji Min ingin sekali bisa berbicara banyak dengan chanyeol, tapi Ji mIn tidak punya nyali untuk melakukan itu. Dia terlalu malu untuk berbicara pada chanyeol Itu semua karena Ji Min baru merasakan jatuh cinta dan dia tidak tau harus memulainya darimana. Ttapi dalam hatinya Jimin tetap punya impian untuk bisa kenal lebih dekat dengan chanyeol. Ji min pun beranjak dari tempat dudk dan berencana untuk pergi ke kantin, namun saat itu juga terdengar suara chanyeol yang memanggil Ji Min.
“yaa! Chankaman..”
Ji Min pun melihat ke arah chanyeol, dan melihat sekeliling kelas namun tidak ada siapa- siapa disana, hanya ada dia dan chanyeol.
“kau memanggilku?”
“Nde, kau mau pergi kemana?”
“aku mau ke kantin.”
“apa aku boleh ikut, aku juga mau membeli sesuatu.”
“uuumm, nde.”
Mereka pun berjalan bersama menuju kantin. disepanjang jalan menuju kantin, semua orang melihat kearah mereka berdua, terutama para yeoja yang mengagumi ketampanan chanyeol, tetapi juga ada dari beberapa dari mereka yang menunjukkan wajah sinis. Karena mereka semua iri pada Ji Min yang berjalan berdua dengan murid baru yang tampan seperti chanyeol. Sesampainya di kantin mereka memesan makanan dan duduk di slah satu meja disana. Sekitar beberapa menit mereka duduk disana sambil menuggu makanan datang, diantara mereka sama sekali tidak ada yang memulai membuka suara untuk berbicara. Karena tidak nyaman dengan suasana tersebut chanyeol pun membuka suara duluan.
“oh yaa, aku belum tau namamu?”
“jo…joneun Lee Ji Min imnida.. “ kata Ji Min dengan suara yang terbata-bata karena gugup.
“ Aaah...Lee Ji Min.. aku ingin brtanya.”
“mwoayo?”
“tadi pagi, aku melihatmu saat berangkat sekolah. Kau sedang duduk di bangku dibawah pohon sakura sambil memejamkan mata. Kau sedang melakuan apa?”
“oohh itu, aku sedang merasakan suasana yang sangat aku suka, aku sangat menyukai udara pagi, bau embun, angin pagi yang sejuk, dan tentunya bunga sakura. Suasana seperti itu sangat aku nantikan setiap pagi, makanya aku selalu berangkat sekolah pagi-pagi sambil berjalan kaki agar aku bisa selalu merasakan suasana itu setiap hari.”
“waaww, jadi begitu.sepertinya kebiasaanmu itu sangat menarik.”
“benarkah?”
“Nde, aku jadi ingin mencobanya.”
***
Ke esokan harinya jimin berangkat sekolah seperti biasa. Dan selalu melakukan kebiasaannya setiap pagi, yaitu duduk di bangku di bawah guguran bunga sakura. Ji min memandang keatas dan mulai memejamkan matanya, cukup lama ji min *terbuai* oleh suasana itu, ketika ji min membuka matanya, tepat chanyeol sedang berdiri didepan ji min sambil mendekatkan wajahnya pada ji min dan tersenyum. sentak ji min pun kaget dengan ekspresi membulatkan matanya dan menarik napas.
“cha..chanyeol-sii… apa yang kau lakukan?”
Chanyeol tersenyum dan berdiri *normal* kembali kemudian duduk disebelah Ji min.
“bagaimana rasanya?..hhm?... tenang, tentram, rileks… atau apa?”
“semua yang kau sebut itu kurasakan.”
“jincha??”
“nde, cobalah… tatap bunga sakura diatas, tarik napas, dan hembuskan sambil menutup matamu.”
Chanyeol pun mengikuti *instruksi* dari Ji min. ji min terus memandang chanyeol dengan kekaguman, ji min merasa karisma chanyeol sangat terpancar ketika chanyeol mengikuti kata-kata ji min. tak lama kemudian chanyeol membuka matanya dan mendapati ji min *lagi-lagi* memandangnya. Sentak ji min salah tingkah di buatnya.
“ji min ah~, kau benar… aku benar-benar rileks.. ini seperti terapi.”
Ji min pun tersenyum, lalu ji min melihat jarum jam tangannya sudah menujukkan pukul 07.00.
“mwo?? Chanyeol ah~… sudah jam 7, kita bisa terlambat.”
“kalau begitu ayo cepat kita berangkat…”
Merka pun berlari cepat menuju pintu gerbang sekolah, merkapun tiba di sekolah sebelum bel tanda masuk berbunyi dan pintu gerbang di tutup.
“ahahahaha, untung saja kita tepat waktu…” kata chanyeol pada ji min.
“nde…”
****
Saat jam istirahat pun tiba, setelah beberapa saat seongsaengnim meninggalkan kelas, semua yeoja di kelas Ji min langsung *mengerumuni* chanyeol. Dan itu membuat chanyeol sedikit kaget, chanyeol dibuat changgung oleh perlakuan yeoja-yeoja itu pada chanyeol… ”chanyeol sii…. Mau kah kau pergi kencan  denganku sore ini?” “chanyeol sii, bagaimana kalau kita menonton film malam ini?” Chanyeol sii, nanti kita pulang sekolah bersama yaaa…??”..
*kebayangkan ekspresi chanyeol disitu kaya ekspresi chanyeol di MV Gennie japanese version nya SNSD waktu bagian akhir pas chanyeol keluar dari mobil.. hiihihihihi*
Melihat chanyeol yang di kelilingi oleh yeoja-yeoja, Ji min merasa cemburu dan kesal, dan Ji min pun bangkit dari tempat duduknya,sebelum dia meninggalkan kelas, dia sempat melirik kearah chanyeol sebentar, dan chanyeol juga menatap kearah Ji min, kemudian ji min bergegas meninggal ruang kelas. Melihat Ji min meninggalkan ruang kelas, chanyeol pun berniat untuk menyusul Ji Min.
“eeemmm, mianhae…. Aku harus pergi…. Kalau begitu sampai nanti..” kata chanyeol pada para yeoja itu dan meninggalkan mereka, wajah yeoja-yeoja itu nampak kecewa ketika chanyeol meniggalkan mereka.
Chanyeol pun mencari kemana ji min pergi.
***
Di  taman belakang sekolah.
“Park Chanyeol….. kau ini benar-benar membuatku jadi aneh sekarang, setelah bertemu denganmu, aku merasa berubah… aku tak pernah mengira kalau aku jatuh cinta padamu. Kenapa harus dirimu yang aku cintai, dirimu terlalu sempurna untukku, melihatmu di kelilingi yeoja-yeoja cantik itu membuatku sakit. Harus kah aku membuang perasaan ini? Aku ingin sekali membuang perasaan ini jauh jauh.. tapi aku tidak bisa selama kau masih ada di sekitar kehidupanku…” ji min pun mulai meneteskan air matanya sedikit demi sedikit, setelah Ji Min ngomong panjang lebar sendiri…. tiba-tiba..
“Benarkah itu? Kau mencintaiku?”
Ji min pun tersentak kaget mendengar suara yang sudah tidak asing lagi baginya dari arah belakang, ji Min dengan ragu *memutar kepalanya kearah belakang* dan mendapati chanyeol berdiri tepat dibelakangnya dengan ekspresi bingung.
“N..N..Neo!!!” dengan suara terbata-bata karena takut, takut kalau chanyeol berdiri sejak tadi di belakangnya dan mendengar semua kalimat-kalimat memalukan yang dia ucapkan tadi..
“kau belum menjawab pertanyaanku, benarkah kau menyukaiku?”
Pertanyaan chanyeol itu pertanyaan yang sangat sulit untuk ji min jawab, walaupun memang itu yang sekarang dia rasakan.
Ji Min pun menundukkan kepala dan mengangguk pelan. “Mianhae…”
Chanyeol pun tersenyum dan menyentuh dagu Ji min dan menatapnya lekat-lekat.
“ Ji Min ah~… untuk apa kau minta maaf padaku… aku senang kalau kau jujur padaku…kau itu yeoja yang menarik, ceria, unik, dan cantik… dan aku suka semua yang ada pada dirimu… “
Ji min pun membulatkan kedua matanya karena kaget setelah mendengar chanyeol bekata seperti itu padanya, dia tak pernah menyangka kalau chanyeol berpikir seperti itu tentangnya..
“Nado saranghae Ji Min ah~…” kata chanyeol sambil berbisik ketelinga Ji Min dan tersenyum…
Ji min pun tersenyum bahagia dan air mata bahagia pun menetes membasahi pipi Ji Min.
“Gomawo Chanyeol ah~…”
Chanyeol pun mengusap air mata ji min dan memeluknya erat-erat…
 Dan Ji min pun sekarang mengerti APA ITU CINTA… cinta membuat Ji min merasa aneh.. dan itu yang ia rasakan saat ia jatuh cinta pada Park Chanyeol, chanyeol telah membuatnya seperti masuk ke dalam dunia yang belum pernah ia masuki… dunia yang kadang membuat ji min sangat bahagia sekaligus menderita.. namun sekarang ia merasakan kebahagiaan itu dan berharap chanyeol bisa bersamanya untuk selamanya….^^

HAPPY ENDING^^ TAMAT…..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar